Showing posts with label Pertolongan Pertama. Show all posts
Showing posts with label Pertolongan Pertama. Show all posts

Tuesday, 12 April 2016

KERACUNAN

Suatu zat yang bila masuk dalam tubuh dalam jumlah tertentu dapat menyebabkan reaksi
tubuh yang tidak diinginkan bahkan dapat menimbulkan kematian. Reaksi kimianya
merusak jaringan tubuh atau mengganggu fungsi tubuh. Harus dibedakan dengan reaksi
obat karena reaksi obat dalam tubuh memang diinginkan, namun ada kalanya terjadi
reaksi obat yang tidak di inginkan . Beberapa contoh zat yang berupa racun : insektisida,
sianida ( pada singkong beracun ), racun binatang ( ular, kalajengking dll ).
Terjadinya keracunan pada manusia :
a. Sengaja ( Bunuh diri )
b. Tidak sengaja ( makanan,minuman, udara beracun )
c. Penyalahgunaan obat


Berdasarkan jalur masuknya racun kedalam tubuh manusia, keracunan dibagi menjadi
empat :


1. Keracunan melaui mulut / alat pencernaan


Gejala : 
- Mual muntah
- Nyeri perut
- Diare
- Napas berbau
- Suara parau
- Luka bakar pada daerah mulut

KEDARURATAN MEDIS

Seseorang yang mengalami kasus medis atau dikenal dengan kedaruratan medis mungkin
juga dapat mengalami cedera sebagai akibat dari gejala gangguan fungsi tubuh, misalnya
kehilangan kesadaran lalu terjatuh sehingga terjadi suatu luka. Penyebabnya antara lain
infeksi, racun, atau kegagalan satu atau lebih system tubuh. Penangan penderita yang
paling penting adalah menjaga jalan napas dan memantau tanda vital penderita saat
teratur lalu segera merujuk penderita kefasilitas kesehatan

Gejala :
1. Demam
2. Nyeri
3. Mual, muntah
4. Buang air kecil berlebihan atau tidak sama sekali
5. Pusing, perasaan mau pingsan, merasa akan kiamat
6. Sesak atau merasa sukar bernapas
7. Rasa haus atau rasa lapar berlebihan, rasa aneh pada mulut

PEMINDAHAN KORBAN


Mekanika Tubuh


Mekanikan Tubuh menggunakan gerakan tubuh penolong yang baik dan benar untuk memudahkan pengangkatan dalam pemindahan penderita.

Tujuan :
- Menghindari terjadinya cedera pada penolong




Prinsip dasar pemindahan penderita :
1. Jangan dilakukan jika tidak perlu
2. Melakukan sesuai dengan cara yang benar
3. Kondisi Fisik Penolong harus baik dan terlatih

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemindahan penderita :
1. Nilai kesulitan yang mungkin terjadi pada saat pemindahan
2. Rencanakan gerakan sebelum mengangkat dan memindahkan penderita
3. Jangan memindahkan dan mengangkat penderita jika tidak mampu
4. Gunakan otot tungkai, panggul serta otot perut. Hindari mengangkat dengan otot punggung dan membungkuk.
5. Jaga keseimbangan

LUKA BAKAR


Pada dasarnya semua manusia memerlukan panas untuk kehidupan sehari-hari. Misalnya untuk memasak dan menyetrika. Terkadang ketidaksengajaan, sumber panas itu secara langsung maupun tidak langsung mengenai tubuh kita maka akan menimbulkan cedera. Cedera inilah yang dinamakan luka bakar.

JADI!!! Semua cedera yang terjadi akibat paparan suhu yang tinggi.

Penyebab Luka Bakar
1. Panas (Suhu diatas 60C), contoh : Api, Uap panas, Benda panas


2. Listrik, Contoh : Listrik Rumah tangga, Petir
3. Kimia, Contoh : Soda Api, Air aki (Zuur)
4. Radiasi, Contoh : Sinar Matahari (Ultra Violet), Bahan Radioaktif

Pengolongan
Berdasarkan luas lapisan kulit yang mengalami cedera, luka bakar dikelompokkan
menjadi :

CEDERA SISTEM OTOT RANGKA

Cedera otot rangka merupakan salah satu bentuk cedera yang paling banyak dijumpai di
lapangan, mulai dari yang ringan sampai mengancam nyawa.
Tanpa memandang berat atau ringannya kasus yang dihadapi, penangan yang baik dapat
membantu mencegah terjadinya cacat tetap.
Secara umum cedera otot rangka dapat berupa :
1. Patah tulang ( Fraktur )
2. Cerai sendi ( Dislokasi )
3. Terkilir otot ( Strain )
4. Terkilir sendi ( Sprain )
1. PATAH TULANG
Patah Tulang adalah terputusnya jaringan tulang

Gejala dan tanda patah tulang :
- Perubahan bentuk
- Nyeri dan kaku
- Terdengar suara berderik pada daerah yang patah
- Terjadinya pembengkakan
- Adanya memar
- Ujung tulang terlihat
- Adanya gangguan peredaran perdarahan

SYOK (CEDERA JARINGAN LUNAK)

Syok adalah suatu kondisi dimana beberapa sel dalam organ tubuh vital (terutama otak, jantung dan paru-paru) tidak cukup mendapat aliran darah yang mengandung oksigen dan bahan nutrisi.

Kenapa Syok Terjadi?
1. Kegagalan jantung memompa darah
2. Kehilangan darah dalam jumlah besar
3. Pelebaran pembuluh darah yang luas (dilatasi)

Waspadai Syok! 

Berikut adalah Bagaimana Menanganinya:
1. Bawa penderita ke tempat teduh dan aman
2. Tidurkan terlentang
3. Tinggikan tungkai
4. Longgarkan pakaian penderita
5. Selimuti agar tidak kehilangan panas tubuh

6. Jaga agar jalan nafas tetap baik

Monday, 11 April 2016

PERDARAHAN (CEDERA JARINGAN LUNAK )

Benturan atau terkenabenda tajam terkadang menimbulkan dampak memar hingga keluarnya darah dari tubuh. Disini kita akan membahas tentang Pendarahan dan Syok

Kenapa bisa terjadi Perdarahan
Perdarahan terjadi akibat rusaknya dinidng pembuluh darah yang dapat disebabkan oleh benturan (trauma/penyakit). Perdarahan yang besar merupakan penyebab syok yaitu kondisi dimana beberapa sel dan alat tubuh tidak cukup mendapat aliran darah yang mengandung oksigen (darah yang adekuat).

Perdarahan dibagi menjadi 2:
1. Perdarahan luar (terbuka)
2. Perdarahan dalam (tertutup)

#Perdarahan Luar (Terbuka)
Jenis perdarahan ini terjadi akibat kerusakan dinding pembuluh darah disertai dengan kerusakan kulit, yang memungkinkan darah keluar dari tubuh. Berdasarkan pembuluh darah yang mengalami gangguan perdarahan luar dibedakan menjadi:
Perdarahan Luar

Sunday, 10 April 2016

PENILAIAN KORBAN


Pelaku pertolongan pertama harus menilai penderita dan kaadaannya sedemikian rupa sehingga dapat melakukan penatalaksanaan penderita dengan baik.

Langkah - langkah penilaian adalah sebagai berikut :
A. Penilaian Keadaan
Pada saat penolong mencapai tempat kejadian sebelum melakukan sesuatu hendaknya dilakukan penilaian keadaan terlebih dahulu, ini bertujuan untuk memperoleh gambaran secara umum tentang kejadian yang sedang dihadapi, faktor-faktor yang akan mendukung atau  menghambat pertolongan pertama.

1.      Bagaimana kondisi saat itu
Apa yang sedang dihadapi, berapa jumlah korban, bagaimana mekanisme kecelakaannya, bagaimana keamanan lingkungannya, rencana pertolongannya, apa saja yang bisa dimanfaatkan saat itu.

ANATOMI DAN FAAL DASAR

Dalam melakukan pertolonga pertama (PP), kita juga harus tahu apa itu Anatomi dan Faal Dasar.

Anatomi adalah ilmu urai tubuh. Yaitu ilmu yang mempelajari susunan dan bentuk tubuh. Sedangkan ilmu faal yaitu ilmu yang mempelajari fungsi bagian dari alat atau jaringan tubuh disebut Fisiologi,

Posisi Anatomis
adalah posisi dimana tubuh kita berdiri tegak, kedua tangan disamping tubuh, telapak tangan menghadap ke depan.

Berdasarkan posisi anatomis ini dikenal ada tiga bidang khayal yang membagi tubuh menjadi dua bagian yaitu:

1. Bidang Medial
Bidang khayal yang membagi tubuh menjadi dua, yaitu kiri dan kanan

2. Bidang Frontal
Bidang khayal yang membagi tubuh menjadi depan (anterior) dan belakang (posterior)

3. Bidang Transversal
Bidang khayal yang membagi tubuh menjadi dua, yaitu atas (superior) dan bawah (inferior)

Bagian-bagian Tubuh Manusia
Tubuh manusia dilindungi oleh kulit dan diperkuat oleh rangka. Umumnya tubuh manusia dibagi menjadi 5 bagian yaitu:

ALAT PELINDUNG DIRI (APD)

Sebagai pelaku pertolongan pertama, kita juga harus mengutamakan keselamatan diri sendiri. Jadi, kita memerlukan Alat Pelindung Diri (APD).
APD itu adalah alat yang digunakan agar kita tidak tertular penyakit. Alat pelindung diri tidak perlu mahal.
Contohnya:
1. Sarung tangan lateks